Klarifikasi pengaduan masyarakat Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong.


Klarifikasi pengaduan masyarakat Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong

metroindonesia.info- Curup, Selasa 9 Juni 2020 Kepala Desa Lubuk Kembang M.Rozi  memberikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media  tentang masalah penyaluran dana bantuan langsung tunai Dana desa (BLTDD) tahun 2020.

Menurut M.Rozi, Penyaluran bantuan langsung tunai Dana Desa tahun 2020,Di desa lubuk kembang sudah memenuhi peraturan yang ada, dan kami tidak menyalahi wewenang yang ada.
Atas pengaduan dari masyarakat Lubuk Kembang yang di tanda tangani di atas materai 6000, kami atas nama pemerintah desa Lubuk Kembang sangat keberatan atau tidak menerima pengaduan tersebut.

Kepala desa sangat menyayangkan atas pemberitaan yang sudah berkembang di salah satu media online,mereka tidak konfirmasi lagi dengan kepala desa perihal pemberitaan tersebut.
Menurut kepala desa yang mendapatkan bantuan langsung tunai Dana Desa (BLTDD)145 KK. PKH .dan BPNT sebanyak 106 kk,
Jumlah semuanya kk di Desa Lubuk Kembang 383 kk. Waktu penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLTDD) di hadiri  TNI&POLRI Babinsa dan Babinmas, pendamping desa, Perangkat desa Lubuk Kembang kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong.
Itulah yang disampaikan kepala desa Lubuk Kembang saat di wawancarai wartawan kami  di kediamanya, didampingi salah satu kadus desa Lubuk Kembang juga ikut menyaksikan.
pada hari selasa sekira jam 13,40 wib tanggal 9 juni 2020.

menindak lanjuti pemberitaan media yang meberitakan Desa Lubuk Kembang dan sekaligus mengklarifikasi pemberitaan yang sudah menyebar di media online, maka kepala desa Lubuk Kembang angkat bicara,masalah pembagian dana desa yang berupa bantuan langsung tunai (BLTDD) dan bantuan PKH maupun BPNT.

Semuanya sudah ditetapkan dan dibagi sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah. Untuk masyarakat yang menerima bantuan, tidak bisa dapat bantuan Dobel karena yang mendapat BLTDD  tidak bisa lagi mendapatkan PKH atau BPNT, begitu juga sebaliknya. Papar M.Rozi selaku kepala Desa Lubuk Kembang kepada awak media metroindonesia.info

Lip.Heri (Herman Jaya)